MANCHESTER, -
Gelandang muda Manchester United (MU), Adnan Januzaj, menganggap
Patrice Evra dan Ryan Giggs sebagai pemain yang paling berpengaruh dalam
kariernya saat ini. Januzaj ternyata banyak meminta bantuan kepada dua
pemain senior MU itu.
Januzaj sedang menjadi buah bibir di sepak
bola Inggris. Dua gol pemain berusia 18 tahun itu ke gawang Sunderland,
Sabtu (5/10/2013), memastikan kemenangan MU di Stadium of Light.
"Semua
orang memberikanku saran. Ada banyak hal hebat di Manchester United.
Orang-orang ingin Anda bermain baik dan membantu Anda meningkatkan
kualitas permainan," kata Januzaj.
"Aku banyak berbicara dengan
Patrice Evra dan Ryan Giggs. Mereka memiliki pengalaman luar biasa.
Mereka para pemain besar di klub dan telah melalui segalanya. Saran dari
mereka sangat penting bagiku," tambahnya.
"Jika aku bermain di
sisi kiri, Evra ada di belakangku. Jadi, ia akan membantuku. Aku bermain
di posisi yang sama dengan Giggs. Aku bertanya beberapa pertanyaan
kepadanya. Ia pemain hebat dan guru yang baik," tandas Januzaj.
Bagi
Januzaj, sepak bola Inggris berbeda dengan sepak bola di Belgia.
Januzaj pernah merasakan sepak bola Belgia saat mengawali karier yunior
di Anderlecht, sebelum ia diboyong MU pada 2011.
"Semuanya lebih
cepat (di Inggris). Permainan lebih cepat, Anda harus berpikir lebih
cepat dan bermain cepat. Aku berlatih dengan pemain besar hampir setiap
hari, jadi aku melakukan apa yang mereka katakan, tetapi pada saat yang
sama aku ingin membawa kualitas sendiri. Itu penting dan Anda harus
melakukan keduanya," papar Januzaj.
"Kualitas teknik
pemain-pemain seperti Robin van Persie, Shinji Kagawa, dan Wayne Rooney
sangat brilian. Jadi, bermain bersama mereka meningkatkan standar Anda.
Anda belajar hal-hal kecil seperti kapan harus mempercepat permainan,
kapan mengumpan, kapan harus memegang bola, dan semua hal. Dengan
menonton pemain berpengalaman, maka itu hanya akan menjadi alami,"
pungkasnya.









Posting Komentar